26 September 2010

21 tahun

Tergores hari-hari pada irama pagi
Berdentang lekukan indah pada jam dinding
21 tahun pada jejak yang menjejak pada awalnya pagi
Yaa hanya tanda untuk memetamorfosiskan angka
dan juga pada diri

Lihatlah pagimu. .
Lihatlah pada liukan cantik pucuk pepohonan
Dia tak akan berada disana
Tanpa kuatnya topangan tanah
Karena angin akan mengibaskannya tanpa melihat siapa

Lihatlah pada harunya mata Ibu
Dia tak akan menyia-nyiakan butiran mutiaranya hanya untukmu
Di situ menciptakan banyak hal tentang betapa anggunnya dirimu

Ingatlah Tuhan. .
Tanpanya kau bukan siapa-siapa
dan menjadi siapa

Teruskanlah menggores sejarah yang akan engkau ceritakan pada anak cucumu nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar