Tergores hari-hari pada irama pagi
Berdentang lekukan indah pada jam dinding
21 tahun pada jejak yang menjejak pada awalnya pagi
Yaa hanya tanda untuk memetamorfosiskan angka
dan juga pada diri
Lihatlah pagimu. .
Lihatlah pada liukan cantik pucuk pepohonan
Dia tak akan berada disana
Tanpa kuatnya topangan tanah
Karena angin akan mengibaskannya tanpa melihat siapa
Lihatlah pada harunya mata Ibu
Dia tak akan menyia-nyiakan butiran mutiaranya hanya untukmu
Di situ menciptakan banyak hal tentang betapa anggunnya dirimu
Ingatlah Tuhan. .
Tanpanya kau bukan siapa-siapa
dan menjadi siapa
Teruskanlah menggores sejarah yang akan engkau ceritakan pada anak cucumu nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar